Beritasatu99 - Kuala Lumpur - Striker Timnas Indonesia Marinus Wanewar melakukan aksi tak terpuji saat timnas Indonesia U-22 menang 2-0 atas Kamboja pada laga terakhir penyisihan Grup B SEA Games di Stadion Shah Alam, Selangor, Kamis (24/8/2017). Dia memegang kemaluannya pada menit-menit akhir.
Aksi Marinus ini membuat geram para pemain Kamboja. Akibatnya, terjadi keributan pada akhir pertandingan. Marinus dikerubuti pemain Kamboja.
Miguel Gandia Monton, asisten pelatih timnas Indonesia, langsung berlari dan mengamankan Marinus. Striker asal Persipura itu mengaku tak bisa mengontrol emosinya.
Di pertandingan tadi saya dipukul, dihantam pemain lawan. Kemudian wasit juga berat sebelah. Saya tidak tahan, geregetan, dan tidak bisa menahan emosi," kata Marinus usai pertandingan.
Ulah Marinus membuat pelatih timnas Indonesia Luis Milla memberikan ultimatum. Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu memberikan peringatan kepada Marinus. Tadi pelatih bilang saya tidak boleh seperti itu. Dia bilang saya bisa jadi pemain besar, jadi tidak boleh ada gerakan itu lagi," ujarnya.
Luis Milla juga mengaku malu dengan ulah Marinus. Pelatih asal Spanyol itu tidak berhenti meminta maaf di depan jurnalis.
"Saya sebagai pelatih meminta maaf atas apa yang diperbuat Marinus. Saya sangat sedih, seharusnya dia memberikan gambaran yang bagus untuk negaranya. Dia harus menahan diri. Saya tak mengerti ada pemain yang menggunakan baju timnas tapi mudah terprovokasi. Saya sedih melihat kejadian di akhir pertandingan," ucap Milla.
SEA Games 2017
Nikmati Bermain Di Rajapoker88 Dengan Bonus Cashback O.3% Tanpa Syarat Dari Turn Over Dan Bonus Referal 10% Seumur Hidup
Sign up here with your email

